Salah seorang mustahik binaan Lembaga ZCD BAZNAS bernama Warsimah dan Yayasan Sahabat Pulau Indonesia dalam program Eco-Fashion Community turut membangkitkan semangat bekerja para mustahik lainnya melalui perbaikan tempat kerja.

Tempat yang direnovasi adalah studio batik yang merupakan tempat para mustahik perajin batik warna alam dalam memproduksi batik yang berkualitas berbahan dasar tanaman atau tumbuhan. Tempat ini berlokasi di posisi paling belakang rumah pribadi milik salah satu mustahik anggota Kelompok Putri Berdikari Batik Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Ada dua ruangan yang dipakai sebagai studio batik di halaman belakang rumah Warsimah, sebagai tempat sementara bagi ibu-ibu kelompok usaha yang sedang merintis bisnis kain batik berbahan dasar warna tumbuhan alam.

"Saya memperbaiki ruang kerja ini, sebab tempat untuk membatik agak sempit. Bagian belakang ini, saya bongkar dan ditambah lantai cor, lalu dindingnya dibuka agar sirkulasi udara lebih terasa luas. Terkadang ibu-ibu suka kepanasan kalau membatiknya siang, makanya ini saya bongkar" tuturnya.

Penataan studio batik bertujuan agar tingkat produksi ibu-ibu semakin baik dan lebih menyenangkan saat bekerja. “Yah, bagi saya pekerjaan itu mesti dinikmati dan tentu harus membuat kita bahagia” kata Direktur Produksi Putri Berdikari Batik, Tarmini.

BAZNAS terus membantu dan mensupport para mustahik dalam aktivitas kegiatannya. Melalui renovasi studio batik ini, berharap para mustahik semakin semangat dalam membatik. Ruangan akan ditata senyaman mungkin dengan peletakan barang dan peralatan batik agar memudahkan mobilitas mustahik pengrajin untuk menjangkau peralatan lainnya.

 

#ZakatCommunityDevelopment

#LekasPulihIndonesia

#SemestaKebajikanZakat


Terkait