Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) terus berupaya untuk mendorong produktivitas mustahik dalam bidang usaha kelompok. Salah satunya, mustahik Kelompok Bahagia yang dibentuk di Dusun Jengguar, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, dalam memproduksi produk rengginang singkong dan keripik ubi ungu pada Jumat (15/1).

Berlokasi di rumah ketua Kelompok Bahagia, sebanyak empat mustahik mengolah 100 kilogram singkong dan 3 karung ubi sebagai bahan baku dan dikemas sesuai dengan jumlah pesanan. Rengginang singkong dikemas sebanyak 50 pcs seberat 150 gram dan dipasarkan dengan harga Rp 5.000 per pcs, sedangkan keripik ubi unggu di kemas sebanyak 60 pcs seberat 250 gram dan dipasarkan dengan harga Rp 10.000 per pcs. Sehingga total pendapatan sebesar Rp850.000.

Rengginang dan keripik yang masih tersisa disimpan pada tempat tertutup dan akan dikemas kembali sampai ada pesanan. Karena padatnya konsumen, biasanya tidak sampai satu mingggu produk yang disimpan akan habis terjual. BAZNAS berharap dengan aktifnya para mustahik dalam kegiatan produksi ini, diharapkan mampu mengangkat ekonomi mustahik apalagi di masa pandemi sekarang.

#ZakatCommunityDevelopment
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait