Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Zakat Community Development (ZCD) membentuk koperasi di titik binaan ZCD Desa Keranji Paidang, Kecamatan Tengah Semila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi akses permodalan yang berkesinambungan dalam pemenuhan kebutuhan pertanian dan perekonomian mustahik.

Pada Rabu (6/1), Sahabat ZCD Ramjani bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Landak Wahidin Peni berkoordinasi dengan Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (DISKUMINDAG) Kabupaten Landak, Samsul Bahri serta Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK), Ardijoyo, SH, M.Kn untuk memdiskusikan sinergisitas dalam pendirian koperasi dan besaran biaya administrasinya. Hal itu merupakan bentuk tanggung jawab sosial kemasyarakatan dalam mewadahi mustahik binaan.

Sebelumnya, Sahabat ZCD juga sudah berkomunikasi dengan Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Yohanes, S.Pd; terkait persyaratan administrasi pendirian koperasi dan memaparkan sedikit gambaran besar program ZCD yang tengah berjalan di Desa Keranji Paidang.

"Koperasi sangat mungkin untuk menjadi wadah komunitas untuk berproduksi karena diatur dan diberikan ruang secara perundang-undangan melalui Undang-Undang Koperasi, adapun alur pengajuan akta pendirian Koperasi ini diawali dengan pemesanan nama koperasi yang terdiri dari tiga kata dan dilanjutkan dengan pemberkasan" kata Ardijoyo.

Dengan adanya sinergi ini para mustahik diberikan keringanan pembiayaan dan birokrasi pemberkasan dalam pengurusan pembentukan koperasi. Nama koperasi yang telah disepakati bersama adalah "Koperasi Produsen Jabal Nur Berdaya". Dengan nama ini, semua pihak terkait berharap para mustahik yang tergabung dapat berkembang dan berdaya dari segi ekonominya.

#ZakatCommunityDevelopment
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait