Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong para mustahik pelaku usaha pengolahan pisang menjadi keripik yang tergabung dalam Kelompok Mustahik Al-Barokah di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB untuk meningkatkan produksinya jelang datangnya akhir tahun 2020.

Kepala Lembaga Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS, Tatiek Kancaniati mengatakan, jelang akhir tahun, merupakan waktu mendekati masa liburan. Melihat dari tahun-tahun sebelumnya, di waktu ini permintaan keripik pisang meningkat di pasaran.

"Kelompok Mustahik Al-Barokah yang diberdayakan BAZNAS ini, dalam memproduksi olahan pisang menggunakan jenis pisang kepok untuk menjadi keripik pisang. BAZNAS mendorong para mustahik untuk meningkatkan produksinya yang mampu memenuhi permintaat pasar, sehingga pendapatan mereka bisa meningkat," katanya.

Selasa, (8/12), kegiatan produksi keripik pisang dilakukan oleh Kelompok Mustahik Al-Barokah, dan sejumlah kelompok lainnya. Secara khusus pada kesempatan ini kegiatan produksi dilakukan oleh sebanyak 5 KK. Sebanyak 420 pcs keripik pisang dikemas, terdiri dari 300 pcs kemasan harga Rp1.000 dan 120 pcs kemasan harga Rp5.000.

Keripik pisang yang telah dikemas, kemudian di pasarkan di daerah Lombok Barat. Tatiek mengatakan, BAZNAS terus melakukan pendampingan terhadap para mustahik pengusaha untuk meningkatkan usahanya, misalnya dengan membantu proses pemasaran, menggelar pelatihan-pelatihan, juga membantu proses peningkatan produk.

#ZCDBAZNAS

#LekasPulihIndonesia

#SemestaKebajikanZakat


Terkait