Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong mustahik agar tetap produktif dan terus bersemangat menjalankan usahanya meski hingga kini pandemi Covid-19 masih belum memberikan tanda akan menghilang.

Seperti yang dilakukan oleh mustahik yang tergabung dalam Kelompok Mustahik An-Nur binaan BAZNAS di Desa Mbulilo'o, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT, Ahad (7/12). Produksi kain tenun khas Ende masih terus berjalan memenuhi permintaan pesanan pelanggan.

Kepala Lembaga Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS Tatiek Kancaniati mengatakan, sebanyak 26 mustahik yang tergabung dalam kelompok tersebut sangat aktif untuk tetap memproduksi kain tenun.

“Saat ini para mustahik mampu membuat kain tenun sebanyak 10 buah selama satu bulan dengan melakukan pengerjaan satu minggu sekali. Jenis kain tenun yang dibuat dinamakan Lawo Sepaki-Paki, dimana harga per kainnya sebesar Rp330.000,” katanya.

Pada bulan sebelumnya, kelompok mustahik ini juga telah memproduksi 10 buah kain tenun dan semuanya telah laku terjual dengan total Rp2.500.000. Walaupun harganya masih belum stabil di pasaran, mustahik akan terus tetap memproduksi kain tenun untuk menambah penghasilan dan produktif dalam mengisi waktu luang mereka.


#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait