Dalam rangka mengukur keberhasilan program, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada tanggal 4-6 Juli 2019 melakukan kaji dampak (impact study) dengan menggunakan metode Sustainability Livelihood Impact Assessment (SLIA). Metode ini digunakan mengukur keberhasilan program yang dilihat dari 5 (lima) aspek perubahan, yaitu aspek sumber daya manusia, keuangan, fisik, alam dan sosial.


Hasil kaji dampak menunjukkan bahwa program secara keseluruhan berdampak positif bagi mustahik dan masyarakat sekitar. Dari aspek sumber daya manusia (SDM), peternak mustahik saat ini sudah cukup memiliki pengetahuan dan skill dalam mengelola dan merawat ternak kambingnya.

Hal ini dikemukakan Manajer Monitoring dan Evaluasi BAZNAS Budi Asmita selaku Tim Monitoring dan Evaluasi program yang langsung terjun ke lapangan. “Terjadinya dampak positif ini dipengaruhi adanya pelatihan yang diberikan maupun pendampingan rutin oleh Sahabat Zakat Community Development (ZCD) yang mendampingi mustahik secara intensif di lapangan”, jelas Asmita.


Lebih lanjut disebutkan bahwa dari aspek keuangan, hasil pemberdayaan peternak ini mampu meningkatkan pendapatan mustahik. Salah seorang mustahik yang sukses dialami oleh Jon Masri, salah satu anggota kelompok peternak Rimbonai Nagari Andaleh Kecamatan Batipuah. Awalnya ia mengelola 2 ekor kambing indukan, ditambah dengan 1 ekor pejantan dan selanjutnay ditambah 10 ekor indukan pada tahun 2017, saat ini telah berkembang biak lebih dari 45 ekor kambing. Rata-rata Bapak Jon Masri berhasil menjual kambing 1-2 ekor kambing anakan dalam jangka waktu +/-2 bulan.


Dari aspek fisik, kelompok peternak Rimbonai berhasil bergotong royong membangun sebuah Surau (mushola kecil) yang dinamai Surau Gantiang. Surau ini digunakan untuk pertemuan rutin kelompok dan digunakan oleh masyarakat umum yang ingin menunaikan sholat. Sehingga manfaat Surau ini juga dirasakan oleh warga sekitar.  Dilihat dari aspek sosial, dampak program terlihat dari tingginya semangat untuk menolong sesama anggota kelompok. Hal ini terjadi pada kelompok Serumpun Aur dimana beberapa anggota kelompok menyedekahkan anak kambing yang dimilikinya untuk dikembangbiakkan oleh anggota yang lain. Kelompok ini pun rutin mengadakan pengajian dan menyisihkan sebagian dari hasil penjualan pupuk organik/komposnya untuk berinfaq.

Sebagai gambaran, Program Zakat Community Development (ZCD) di Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat dalam bentuk pemberdayaan peternak kambing. Bantuan yang disalurkan kepada mustahik adalah bibit unggul kambing yang dapat dikembang biakkan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan yang pada akhirnya mendorong terwujudnya kemandirian mustahik.

Program pemberdayaan peternak ini sudah berjalan 2 (dua) sejak tahun 2017 yang dilaksanakan pada 3 (tiga) titik lokasi, yaitu: di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum, Nagari Andaleh Kecamatan Batipuah dan di Kecamatan Salimpaung. Jumlah penerima manfaat program ini sebanyak 30 orang mustahik dengan alokasi bantuan bibit kambing sebanyak 300 ekor kambing betina dan 28 pejantan berjenis Jawarandu.


Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id