Stunting atau kurang gizi merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak. Hal ini umumnya disebabkan karena asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Karena asupan gizi tidak hanya dari sisi jumlah atau kuantitas, tetapi juga sisi kualitas, yaitu pemenuhan gizi yang sehat, lengkap, dan seimbang. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, BAZNAS melalui program Zakat Community Development (ZCD) yang bekerjasama dengan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) membentuk program pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Stunting di Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Program pelayanan KIA dan stunting tersebut dibentuk di Posyandu Aur Kuning 2 dengan salah satu kegiatannya adalah pendistribusian bahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan gizi kepada masyarakat Desa Lubuk Bangkar. Pada Kamis (19/11/2020), Sahabat ZCD mendistribusikan satu paket bahan mentah berupa sayur bayam, telur, tahu, tempe, buah apel, dan buah pir kepada 19 orang balita dan 6 orang ibu hamil.

Pelayanan ini menjadi salah satu perhatian BAZNAS, karena merupakan tindakan preventif untuk melawan masa depan anak yang buruk. Apalagi saat ini sedang meningkatnya pandemi Covid-19 yang berdampak pada sosial dan ekonomi masyarakat, dimana hal tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya angka prevalensi stunting. Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS berharap masyarakat dapat melek pengetahuan pola hidup sehat dan makan-makanan bergizi seimbang sejak dalam kandungan.

#ZakatTumbuhBermanfaat
#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait