Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, Kelompok Mustahik KUB Nelayan yang dibentuk oleh BAZNAS di Desa Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tetap semangat memproduksi dan memasarkan terasi bubuk instan dan terasi cetak. Sahabat ZCD melakukan pengecekan dan pengisian produk yang dipasarkan pada 5 swalayan, 1 toko oleh-oleh, dan 7 pedagang pasar lokal di Kota Tanjung Redeb, Berau, Pada Rabu (18/11/2020).

Sistem pemasaran produk pada swalayan adalah sistem konsinyasi, dimana kelompok mustahik sebagai konsinyor menitipkan produk untuk dijual kepada swalayan. Produk-produk yang sudah terjual nantinya akan dibayarkan sesuai jadwal yang telah disepakati. Sedangkan, sistem pemasaran pada pedagang pasar lokal adalah sistem beli putus atau cash.

Melalui Sahabat ZCD, sebanyak 100 pieces terasi bubuk dititipkan di swalayan dan 135 pieces dijual ke pedagang lokal dengan harga Rp10.000/pieces. Selain terasi bubuk, pedagang lokal juga membeli terasi cetak sebanyak 55 pcs dengan harga Rp20.000/peices.

"Dengan adanya perluasan pasar produk mustahik seperti ini, saya berharap mustahik tetap semangat dalam mengembangkan usahanya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera. Rencananya kami juga akan memperluas penambahan toko dan memasarkan poduk keluar daerah" tutur Kenapi Sahabat ZCD Berau.

#ZakatTumbuhBermanfaat
#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait