Dalam keberlangsungan program pemberdayaan, Sahabat Zakat Community Development BAZNAS bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Landak melaksanakan rapat koordinasi dengan masyarakat setempat mustahik terkait rencana tindak lanjut program pipanisasi di Desa Keranji Paidang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis (22/10/2020). Dari tiga puluh undangan yang telah disebar, kegiatan ini dihadiri oleh 23 warga RT001/RW001 Dusun Otobasa, yang diantara mereka juga akan menjadi calon mustahik dari program pipanisasi ini.

Kegiatan berlangsung di kediaman salah satu warga. Sebagai edukasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Landak dan Sahabat ZCD memaparkan program Zakat Community Development BAZNAS secara keseluruhan dan secara khusus menitikberatkan pada program pipanisasi terkait pendanaan dan teknis pelaksanaannya. Di lain pihak, Kepala Dusun Otobasa, perwakilan warga dan tokoh masyarakat menyampaikan terima kasihnya kepada Lembaga Zakat Community Development dan BAZNAS Kabupaten Landak jika program pipanisasi ini bisa dilanjutkan karena mengingat pentingnya keberadaan air bersih di tengah-tengah masyarakat.

Dalam keberlangsungan program, keswadayaan masyarakat juga menjadi faktor pendukung demi menyukseskan suatu kegiatan, dengan semangat gotong royong dan kebersamaannya. Sehingga, nantinya masyarakat berencana untuk menyumbang baik dari segi tenaga pelaksana maupun pendanaan.

Adapun dalam pertemuan tersebut dihasilkan beberapa kesimpulan dan kesepakatan, diantaranya program pipanisasi akan dilanjutkan oleh warga secara swadaya dalam waktu dekat ini, mengingat mayoritas warga sedang tidak aktif berkegiatan karena pasca panen dan sedang menunggu masa tanam sekitar akhir November mendatang.

Nantinya juga akan dibentuk panitia kecil sebagai penanggung jawab pelaksana yang dilengkapi dengan penandatangan komitmen kerjasama, guna memudahkan komunikasi dengan Sahabat ZCD di lapangan dan mengontrol kegiatan.

Lebih lanjut, warga juga sudah memastikan bahwa lahan yang nantinya akan menjadi akses pipa dari sungai ke pemukiman penduduk tidak bermasalah. Untuk memaksimalkan durasi waktu pelaksanaan dari tenaga ahli (konsultan) yang akan memakan waktu kurang lebih 25-30 hari, maka panitia pelaksana akan membuat absen kerja harian bagi warga.

Rencananya, untuk memaksimalkan pembangunan pipanisasi juga akan dibuat proposal untuk penggalangan dana bagi warga yang ingin menyumbang dan menggandeng calon para donatur yang sebelumnya sudah dihubungi oleh masyarakat. Hal ini dapat menjadi cermin bagaimana hadirnya BAZNAS di tengah-tengah masyarakat untuk terus peduli dengan kemaslahatan ummat.

 

#ZakatCommunityDevelopment

#ZCDBAZNAS

#LekasPulihIndonesia

#SemestaKebajikanZakat


Terkait