Kerupuk merupakan salah satu makanan ringan yang digemari oleh masyarakat dan tidak jarang dijadikan sebagai pelengkap dalam sajian makanan. UKM Gerimis yang terletak di Dusun Ketapang, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB merupakan salah satu UKM binaan Lembaga Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS yang memproduksi kerupuk sehat.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, BAZNAS terus berupaya melakukan pendampingan kepada mustahik agar dapat terus berproduksi dengan mematuhi protokol kesehatan. Selasa (13/10/2020), Sahabat ZCD bersama sebagian anggota UKM Germis, melakukan kegiatan produksi kerupuk sehat. Masyarakat menyebutnya dengan kerupuk sehat, karena kerupuk ini dibuat tanpa menggunakan soda.

Kegiatan dimulai dengan pengeringan kerupuk sejak pukul 09.00 WITA oleh salah satu anggota UKM Gerimis. Sebanyak enam tempat pengeringan kerupuk atau yang biasa disebut masyarakat sekitar dengan kelabang digunakan untuk menjemur kerupuk di bawah terik sinar matahari. Selanjutnya, kerupuk digoreng, lalu dikemas dan siap untuk dipasarkan. Kerupuk ini akan dipasarkan ke pedagang kaki lima dan kios yang berada di sekitar desa dengan harga Rp10.000,00/pack, dimana setiap packnya berisi 26 pieces kerupuk.

UKM Gerimis beranggotakan sebanyak lima belas KK. Namun pada kegiatan kali ini hanya diikuti oleh sebagian anggota kelompoknya karena memasuki Bulan Oktober ini Desa Madayin sedang dalam musim jambu mete. Oleh sebab itu, sebagian anggotanya sedang beraktivitas di kebun untuk mengumpulkan jambu mete. Adapun upah yang dihasilkan sekitar Rp50.000,00 sampai Rp70.000,00 per harinya.

Dari kegiatan produksi kerupuk sehat ini, kelompok mustahik diharapkan mendapat tambahan pemasukan sehingga mampu memenuhi kebutuhannya di tengah pandemi Covid-19.

#ZakatCommunityDevelopment
#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait