Saat Pandemi Covid-19 ini melanda Indonesia banyak sekali masyarakat yang terkena dampaknya. Tak sedikit pula masyarakat yang kekurangan bahan pangan, maka solusinya adalah dengan bercocok tanam. Saat ini bercocok tanam tidak membutuhkan lahan yang begitu luas, lahan sempit pun dapat digunakan untuk menanam sayur mayur dengan sistem hidroponik.

Pada Sabtu (10/10/2020) BAZNAS melalui Lembaga Zakat Development Community (ZCD) mendampingi anggota kelompok Tanadoang melakukan proses pemindahan bibit sawi ke instalasi hidroponik di Halaman Rumah Produksi Kelompok Tanadoang. Kegiatan ini merupakan proses penanaman kedua untuk kegiatan Kebun keluarga Indonesia (KKI).

Kegiatan ini dimulai dari tahap pembersihan instalasi kemudian pembersihan gelas air mineral bekas dan pengisian nutrisi AB mix lalu dilanjutkan dengan mengisi bibit sawi yang sudah siap dipindahkan, yaitu bibit sawi yang berumur 20 hari. Selanjutnya akan dilakukan tahap perawatan dari segi nutrisinya yang harus terjaga sampai masa panen. Sawi hidroponik dapat dipanen setelah lima minggu dengan dicabut beserta akarnya.

Dalam proses ini, anggota kelompok Tanadoang yang merupakan para ibu, sudah dapat memahami alur dalam bertani dengan sistem hidroponik. Diharapkan dengan adanya kegiatan Kebun Keluarga Indonesia, mustahik dapat membantu menjalankan Program Ketahanan Pangan di Indonesia.

#ZakatCommunityDevelopment
#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait