Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) melakukan program pemberdayaan kerang bagi nelayan di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Desa Bedono merupakan salah satu desa yang terdampak abrasi sejak tahun 2000. Akibat terjangan abrasi tersebut, hampir setiap tahun wilayah Desa Bedono terendam air rob.

Berkaitan dengan hal tersebut, Direktur Polairud (Korps Kepolisian Perairan dan Udara) Provinsi Jawa Tengah bersama Sahabat ZCD dan sebanyak 35 anggota kelompok pemberdayaan nelayan ZCD berinisiatif melakukan penanaman 5.000 bibit mangrove dan penebaran 15.000 bibit bandeng pada Rabu (26/2). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Edi selaku anggota BAZNAS Kabupaten Demak, Jamal mewakili Kepala PP PUAD dan Dikmas Jawa Tengah,  Kapolsek Sayung dan Danramil Sayung.

Penanaman dan penebaran bibit bandeng dilakukan di Sungai Pandansari bersama Direktur Polairud (Korps Kepolisian Perairan dan Udara) Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat Dusun Pandansari.

Kegiatan diawali sambutan oleh Kepala Desa Bedono dan juga Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol, Risnanto.  Dilanjutkan dengan penebaran benih di kolam milik kelompok nelayan ZCD di Pandansari oleh Dirpolairud, Muspika Kec. Sayung, tokoh masyarakat kemudian diikuti seluruh peserta hadir yaitu para pelajar Sekolah Dasar Bedono, Ibu PKK, serta masyarakat nelayan lainnya. 

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga ekosistem laut, menangkal abrasi dan wujud kecintaan masyarakat pada bahari. Selain itu,  penebaran bibit bandeng dimaksudkan untuk menguatkan ekonomi masyarakat.

ZCD merupakan program pemberdayaan yang dikembangkan oleh BAZNAS berbasis komunitas atau desa yang mengintegrasikan aspek dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan. Program ungulan yang dilakukan ZCD BAZNAS adalah pemberdayaan budidaya kerang darah dan rumput laut yang diterima manfaatnya oleh 221 Kepala Kelurga (KK) yang merupakan penambahan dari mustahik sebelumnya yang hanya berjumlah 71 KK.

BAZNAS berharap program ini dapat meningkatkan penghasilan para nelayan yang selama ini hanya menggantungkan penghasilan dari alam. Program budidaya kerang ini akan terus dikembangkan agar lebih banyak masyarakat yang menerima manfaatnya.