Suherni (38 th) pengusaha nasi liwet asal Kampung Warung. Ia merupakan salah satu Mitra (Penerima Manfaat) Program BAZNAS Microfinance Desa Bojong Rangkas dalam bentuk pembiayaan modal usaha.  Pembiyaan modal usaha dari BAZNAS ia gunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan usaha seperti membeli termos nasi, penambahan penggorengan, dan beberapa perabotan lainnya.

Suherni biasa menjual di pinggir jalan raya warung Borong. Ia biasa menjual nasi liwetnya dalam bentuk paket.  Paket Biasa (nasi liwet, tahu, tempe)  dijual dengan harga Rp 7.000 dan untuk  Paket Lengkap (nasi liwet, tempe tahu, peles ayam, krupuk) ia jual dengan harga Rp 15.000,-.

Dalam sehari Suherni biasa menjual sebanyak 10 porsi. Keuntungan yang ia peroleh sebesar Rp 4.000 untuk setiap paketnya dengan keuntungan Rp 920.000. Ia biasa berjualan dari pagi hingga sore hari.

Kini setelah melunasi pembiayaan tahap pertama, ia mengajukan pembiayaan kembali pada tahap kedua.

Suharni menjelaskan, kini ia sudah mulai mendapatkan pesanan. Ia berharap mampu meningkatkan volume produksi agar usahanya terus berkembang.

BMD Bojong Rangkas Saat ini telah memiliki 30 kelompok Mitra. Saat ini sebanyak sembilan kelompok telah menyelesaikan angsuran dan enam diantaranya sudah mengajukan pembiayaan modal usaha tahap kedua untuk mengembangkan usahanya.