Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui sinergi bersama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS Kabupaten Subang, memberdayakan para mustahik pelaku usaha mikro sektor kuliner melalui program Dapur Kuliner Nusantara (DKN) pada 4-9 Desember 2021.

Program ini melibatkan sejumlah pekerja rentan yang penghasilannya menurun dan pelaku usaha mikro terutama pada sektor makanan atau kuliner selama pandemi untuk ikut serta dalam pelaksanaan program Dapur Kuliner Nusantara (DKN).

Makanan yang diproduksi didistribusikan kepada 11 mitra salur di berberapa titik di Subang. Pendistribusian terbagi dalam tiga waktu, yaitu pembagian hidangan sarapan sebanyak 276 porsi, makan siang sebanyak 276 porsi dan makan sore/malam sebanyak 40 porsi kepada 376 jiwa penerima manfaat (7/12). Kegiatan ini juga melibatkan sepuluh pekerja rentan yang memenuhi persyaratan dan direkrut sebagai tenaga relawan dengan skema Cash for Work (CFW).

Harapannya, kegiatan produksi dan distribusi hidangan DKN ini, dapat dan menguatkan para pelaku usaha mikro yang bergerak di sektor makanan/kuliner melalui stimulus pembelian paket makanan, sekaligus meringankan beban masyarakat yang kehilangan penghasilannya karena pandemi.

Seluruh rangkaian proses pelaksanaan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan tidak menimbulkan kerumunan, selain itu tenaga-tenaga yang dilibatkan mulai dari mitra produksi, relawan CFW, dan seluruh tim yang bertugas juga memenuhi asesmen kesehatan sebelum menjalankan kegiatan program.

Dapur Kuliner Nusantara (DKN) merupakan program pendayagunaan BAZNAS untuk penguatan para pelaku usaha mikro yang bergerak di sektor makanan/kuliner melalui stimulus pembelian paket makanan dalam jumlah tertentu. Nantinya didistribusikan kepada para terdampak COVID-19. Distribusi paket makanan yang dimaksud, dilakukan kepada masyarakat terdampak COVID-19, antara lain pasien isoman, tenaga kesehatan (nakes), masyarakat rentan, para santri pondok pesantren, dan masyarakat lainnya yang terdampak.

Terkait