Protokol kesehatan menjadi suatu hal yang harus diperhatikan pelaku usaha mikro dalam menjalankan usahanya, terlebih di masa pandemi seperti saat ini. Menjaga kebersihan dan penggunaan alat pelindung diri menjadi salah satu hal yang wajib agar aktivitas usaha bisa berjalan dengan aman.

Hal inilah yang disadari betul oleh Masitoh, salah satu mitra BMD Bojong Rangkas binaan BAZNAS yang sehari-hari menjalankan usaha berdagang jajanan anak. Saat ditemui Tim BMD Bojong Rangkas pada agenda pendampingan, Masyitoh menjelaskan bahwa kebersihan menjadi salah satu perhatian dalam menjalankan usaha.

"Pelanggan saya adalah anak-anak jadi kebersihan harus diperhatikan," kata Masyitoh, Selasa (13/7).

Pendamping mitra BMD Bojong Rangkas, Ibnu Hafidz juga menjelaskan bahwa selain melakukan pendampingan dan monitoring usaha, Tim BMD juga melakukan edukasi penerapan protokol kesehatan. Ibnu juga menjelaskan mitra harus peduli terhadap pelanggannya di masa pandemi Covid -19.

"Tim BMD Bojong Rangkas juga memotivasi mitra agat tetap menjaga kebersihan dagangannya dan peduli terhadap pembeli seperti Masyitoh," jelas Ibnu.

BMD Bojong Rangkas merupakan salah satu program BAZNAS yang menyalurkan pembiayaan modal usaha dengan bunga nol persen tanpa jaminan kepada para pelaku usaha mikro. Adanya BMD Bojong Rangkas diharapkan mampu menjawab permasalahan para pelaku usaha mikro dalam mengakses permodalan.

Sejak diluncurkan pada 27 Juli 2018, BMD Bojong Rangkas terus berselancar untuk membangkitkan ekonomi pelaku usaha mikro di Kecamatan Ciampea, Bogor, Jawa Barat dan sekitarnya.