Bu Cici adalah sapaan akrab salah seorang Mitra BMD Bukittinggi yang bergabung sejak Oktober 2018. Saat ini Ia berjualan keripik mie untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berasal dari Puhun Pintu Kabun, Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi.

Selasa,  10 Juli 2019 Tim BMD Bukittinggi bersilaturahmi ke tempat Bu Cici untuk melihat kondisi usahanya saat ini. Sambil menggoreng kerupuk mie yang akan ia jajakan esok harinya, Bu Cici menceritakan kondisi dagangannya yang kini sedang tidak seramai biasanya. “Sekarang mulai banyak pesaing, dahulu saya bisa menitipkan dagangan kepada 24 warung kini saya hanya bisa meitipkan kepada 14 warung saja,” ungkap Bu Cici.

Banyaknya pesaing yang mulai bermunculan dan penurunan omset menjadi kendala yang dihadapi Bu Cici saat ini. Namun hal tersebut lantas tidak membuat Bu Cici mengeluh dan menghentikan langkahnya. Istri dari seorang buruh bangunan ini terus bersemangat menjalankan usahanya untuk demi menyekolahkan kedua anaknya.”Omset yang saya dapat kini menurun dibandingkan sebelumnya, dulu saya bisa dapat Rp 300.000/minggu dan kini tiap minggunya mendapat Rp 170.000, tapi saya akan tetap berjualan demi kedua anak saya yang sedang bersekolah,” ungkap Ibu Cici.

Ditengah kondisi yang sedang sepi Bu Cici tetap optimis dalam menjalankan usahanya. Ia berharap usaha yang sudah dijalankan 3 (tiga) tahun ini dapat terus berkembang dan bisa bersaing dengan pedagang lainnya agar tumbuh, berkembang dan berkah.

#ZakatTumbuhBermanfaat
#BAZNAS
#microfinance
#BAZNASmicrofinance