Ibu Paridah adalah salah satu penerima manfaat dari lapak di Pasar Gunungsari. Setiap harinya, ia adalah penjual sayur. Sudah sejak 4 bulan yang lalu, ibu Paridah juga menerima pembiayaan dari BMD Gunungsari. Pada hari (Rabu, 3/7/2019), team BDM Gunungsari menyambangi ibu Paridah; terutama untuk melakukan update kondisi usaha ibu 3 anak tersebut. Dalam bincang santai dengan Ibu 3 anak tersebut, ia menceritakan bahwa akhir-akhir ini, pasar dalam kondisi agak sepi. Barang dagangan hampir tiap hari sisa banyak.

Kondisi tersebut tentu berdampak pada pendapatan ibu Paridah. Ibu Paridah menuturkan: “Dapat uang 100.000 saja sekarang susah sekali. Bahkan seringkali hanya membawa pulang uang tidak lebih dari 50.000 rupiah. Padahal kebutuhan setiap hari rata-rata diatas 100.000. Jadi saya harus sering-sering menghemat dengan cara mengurangi belanja kebutuhan. Tapi sampai kapan? Sekarang aja sering kurang, sehingga kadang masih harus cari hutangan ke saudara atau tetangga.”    

Ibu Paridah memang tidak sendirian. Rata-rata pedagang di pasar Gunungsari, terutama yang berada di belakang, akhir-akhir ini mengalami hal serupa, yaitu pasar sedang dalam kondisi sepi. Pembeli yang ke pasar ini tidak seperti awal-awal pasar ini; apalagi dengan pasar lama.

Ibu Paridah menyadari bahwa memang pasar ini banyak yang belum jadi, seperti jalan akses ke pasar yang hanya dari depan sehingga pedagang yang di belakang –ibu Paridah menunjuk contoh dirinya —sering tidak dikunjungi pembeli. Karena letak los pasar yang ia tempati berada di tengah agak ke belakang. Pembeli umumnya banyak berhenti belanja di depan karena memang sudah tersedia. Dan memang jumlah pengunjung pun belum kembali pulih seperti di pasar lama. “Saya sering ingin pindah tempat ke depan pasar, tapi jika semua ingin ke depan semuanya tentu sesak,” demikian lanjut Ibu Paridah.

Karena kondisi pasar tersebut, seringkali terpikir rencana untuk pindah mencari alternatif lokasi lain. “Sebenarnya sejak bulan kemarin, saya ingin pindah ke pasar yang lain atau mencari tempat dagangan yang lebih ramai. Tapi bagaimana dengan tempat saya ini? Karena kalo lapak ditinggalkan, maka tempat itu akan diambil alih oleh orang lain dan kedepan akan susah mencari lapak lagi,” demikian keluh ibu Paridah. “Insya Allah sekuat tenaga saya akan terus menekuni usaha saya di pasar ini. Memang orang usaha kadang ada ramai dan ada pula sepi, dan kebetulan sekarang saya sedang dalam kondisi sepi. Saya yakin nanti mesti bisa ramai lagi,” lanjut Ibu Paridah yang berbincang dengan team BMD Gunungsari.  

Mendengar cerita Ibu Paridah tersebut, team BMD terus memberi semangat untuk bangkit; bahwa BMD Gunungsari juga akan menemani –tentu saja turut mendoakan-- sehingga  usaha jualan sayur ibu Paridah dapat kembali bangkit dan menjadi sumber pendapatan keluarga.

#ZakatTumbuhBermanfaat
#BAZNAS
#microfinance
#BAZNASmicrofinance

Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id