Kelompok Peternak Mustahik Faradis Farm di Balai Ternak BAZNAS di Desa Reudeup, Kecamatan Panteraja, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, berhasil panen udang vaname periode kedua yang dibudidayakan di sekitar lahan Balai Ternak BAZNAS Pidie Jaya, Selasa (8/6). Para peternak berhasil memanen 500 kilogram udang dan dijual dengan omzet mencapai Rp28.000.000.

Sejatinya budi daya udang vaname merupakan konsep integrated farming yang dikembangkan peternak mustahik sejak awal tahun 2021. Unit usaha ini sebagai penambah pendapatan peternak mustahik selain program utama penggemukan dan pembiakan domba.

Berkat kerja keras dan pendampingan yang dilakukan BAZNAS, akhirnya para mustahik berhasil mendapatkan tambahan dari budi daya udang vaname, dan ini merupakan panen kedua, setelah yang pertama dilakukan pada Maret 2021 lalu.

 

Pendamping program, M. Nasir, menyampaikan melalui unit usaha budidaya udang ini dapat mempercepat pendapatan peternak mustahik, diversifikasi produk, memperoleh pendapatan dari bidang usaha lain, dan tentunya pendapatan dari proses budidaya ternak.

"Panen udang yang dilakukan saat ini merupakan panen kedua dari proses budi daya udang yang telah dilakukan selama 70 hari dan bisa menghasilkan penambahan pendapatan kepada peternak mustahik dan kelompok dengan keuntungan bersih mencapai Rp13.000.000," ujar Nasir.

Selain mengembangkan integrated farming melalui budi daya udang, Balai Ternak BAZNAS Pidie Jaya juga mengembangkan lahan perkebunan seperti jagung dan semangka, di mana pupuknya berasal dari kandang peternak.

#BalaiTernakBAZNAS
#LembagaPemberdayaanPeternakMustahik
#PilihanPertamaPembayarZakat
#LembagaUtamaMensejahteraanUmat
#SemestaKebajikanZakat
#GerakanCintaZakat