Pakan silase atau pakan fermentasi merupakan salah satu teknologi pengawetan pakan yang telah diaplikasikan oleh peternak mustahik di beberapa Balai Ternak melalui pendampingan teknis yang diberikan oleh BAZNAS.

Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), pakan silase merupakan makanan ternak yang memiliki kadar air tinggi, diolah melalui proses fermentasi dengan bantuan jasad renik. Proses tersebut dilakukan dalam kondisi anaerob atau tanpa oksigen, baik dengan penambahan atau tanpa penambahan pengawet.

Salah satu manfaat dari pakan silase yaitu mampu menjaga nutrisi pada pakan hijauan dalam jangka waktu lama. Cukup dengan sekali ngarit maka bisa menjaga stok pakan untuk seminggu bahkan sebulan. Pakan silase sangat cocok dijadikan alternatif pakan ternak ruminansia saat Ramadhan, sehingga waktu yang dibutuhkan bisa efisien dan peternak dapat memaksimalkan aktivitas ibadah.

Dalam melakukan pengolahan pakan silase diawali dengan pengumpulan atau panen hijauan baik itu jenis rumput, batang jagung, maupun daun singkong. Seperti yang dilakukan oleh peternak mustahik di Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah yang sedang melakukan panen singkong sebanyak 5 ton. Nantinya daun singkong akan diolah menjadi silase dan singkong diolah menjadi bahan pakan komplit.

Hijauan yang telah dipanen akan diolah menjadi silase di Pabrik Pakan yang merupakan salah satu sarana pengolahan pakan yang ada di Balai Ternak Lampung Tengah. Hijauan ini akan dicacah menggunakan mesin kemudian dilakukan pencampuran beberapa bahan seperti larutan fermentor, garam, dedak, dan molasse. Kemudian disimpan selama 1-2 minggu untuk proses fermentasi hingga pakan siap diberikan kepada ternak.

Pengolahan pakan silase ini yang dijalankan oleh peternak mustahik ini sangat mempermudah penyetokan pakan di Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah dan dapat menyuplai empat kelompok peternak dan permintaan penjualan silase dari peternak lain disekitar Lampung Tengah.

#BalaiTernakBAZNAS
#GerakanCintaZakat
#PilihanUtamaPembayarZakat
#LembagaUtamaMenyejahterakanUmat