Kelompok Tani Sari Alam di Cibatu, Sukabumi, Jawa Barat sebagai salah satu titik Lumbung Pangan BAZNAS terus mengembangkan Teknologi Tepat Guna untuk mendukung Lumbung Pangan yang produktif dan selaras dengan budidaya organik.

Rabu, 16 Oktober 2019, bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia, Kelompok Tani melakukan kegiatan pengukuran unsur hara pada beberapa sarana produsi pertanian, yaitu : pupuk organik cair, bonggol pisang, air biasa, dan air garam. Pengukuran ini bertujuan untuk mengukur level kandungan unsur hara dari keempat bahan tersebut. Alat yang digunakan untuk mengukur unsur hara ini adalah rakitan milik Pak Yusnadi, Petani Sari Alam sendiri. Kapasitas petani tersebut diperoleh setelah mengikuti pendampingan dr LPEM BAZNAS. Pengetahuan tersebut bagian dari kontribusi nyata BAZNAS dalam mewujudkan pertanian sehat dan ramah lingkungan, yang pada gilirannya bisa mencapai kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

Bahan yang memiliki kandungan unsur hara tinggi ditunjukkan dengan adanya aliran arus listrik dari sumber daya listrik menuju bola lampu. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pupuk organik cair dan bonggol pisang memiliki kandungan unsur hara bagi perkembangan tanaman. Sementara air garam dapat digunakan untuk memeriksa kualitas benih tanaman. Dengan diterapkannya teknologi pengukur unsur hara ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi petani Sukabumi