Kamis 10 Oktober 2019, pendamping program Mustahik Pengusaha LPEM BAZNAS, Kevin Arthur turut berpartisipasi dalam acara Diskusi Publik "Dampak Tokopedia terhadap Perekonomian Indonesia". Acara ini diselenggarakan oleh Tokopedia dengan dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Keuangan 2013-2014 Chatib Basri, Direktur LPEM UI, dan William selaku Founder Tokopedia.

Hadirnya pendamping program dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM berupa wawasan dan pengetahuan tentang digital marketing dan memahami bentuk peluang yang hadir seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Pengetahuan dan wawasan ini cukup penting untuk dimiliki oleh pendamping program Mustahik Pengusaha. Dengan memilikinya, para pendamping diharapkan dapat memiliki amunisi tambahan dalam mengembangkan usaha mustahik menuju ecommerce.

Materi yang dipaparkan dalam diskusi publik ini yaitu bagaimana masyakarat dituntut untuk beradaptasi dalam era digitalisasi di seluruh segmentasi kehidupan, seperti e-commerce Tokopedia yang telah hadir selama satu dekade menjadi wadah penggerak ekonomi mikro masyarakat di Indonesia melalui digital. Selain itu digitalisasi juga dilakukan oleh pemerintah, dengan tagline pembayaran pajak semudah mengisi pulsa, menjadi salah satu contoh inovasi Kementerian Keuangan RI dalam memanfaatkan teknologi untuk memudahkan penghimpunan pajak masyarakat. Selain itu, berbagai macam data mengenai kebiasaan dan pola perilaku konsumen digital Indonesia menjadi data yang krusial dalam mengarahkan usaha sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Hal ini menjadi informasi dan bahan acuan untuk LPEM BAZNAS dalam memberdayakan mustahik yang memiliki berbagai macam usaha yang variatif dan memiliki permasalahan yang kompleks pada tiap usaha. Dengan penguatan strategi yang semakin mumpuni, LPEM BAZNAS berharap pendamping program dapat lebih siap mendampingi proses pengembangan usaha mustahik kedepannya.