Sukabumi, 10 Oktober 2019, telah diselengarakan pertemuan dengan Kepala Camat Cikembar, Tamtam Alamsyah terkait pemberdayaan hasil lumbung pangan padi organik petani binaan LPEM (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik) BAZNAS. Pertemuan ini adalah salah satu upaya LPEM BAZNAS dalam mengembangkan usaha petani Cikembar melalui promosi ke Instansi pemerintah Sukabumi. Dalam pertemuan ini, Tamtam menyatakan akan mendukung penuh pemberdayaan petani organik yang dibina oleh LPEM. Salah satu bentuk dukungannya adalah menetapkan kepada pegawai PNS yang berada di lingkup kantor camat untuk mengonsumsi beras organik para petani Cikembar, tak tanggung-tanggung, Ia mewajibkan untuk membeli beras organik 10 kg per orang per bulan. Kedepannya bentuk dukungan ini juga akan diikuti oleh PGRI Kec. Cikembar sebagai upaya memberikan peluang bagi kelompok tani untuk beragribisnis dalam penyediaan beras organik, salah satunya adalah penyediaan beras organik bagi PNS di wilayah Kec. Cikembar.

Selain itu, Tamtam juga memaparkan rencananya kedepan untuk membuat icon dari Kec. Cikembar melalui kedaulatan pangan. Salah satu teknisnya adalah dengan membuat branding dari hasil panen petani dengan nama Beras Jembar tanpa menghilangkan nama kelompok tani yang sudah membudidayakan tanaman padi organik.

Adapun tindak lanjut dari strategi pengembahan usaha yang sedang dilaksanakan olek kelompok tani Sari Alam dan Riung Gunung Desa Cibatu, Kec. Cikembar yaitu akan terus berinovasi dalam meningkatkan kepuasan konsumen melalui kualitas produk yang higienis dan sehat. Selain itu, pemasaran akan difokuskan melalui promosi ke perusahaan, lembaga-lembaga, instansi, dan sekolah-sekolah dengan memberikan edukasi tentang pertanian organik dan manfaatnya. BAZNAS berharap dengan strategi pengembangan usaha ini dapat meningkatkan perekonomian petani Cikembar kedepannya.

Terkait