Suwati (42) yang merupakan Saudagar Zmart asal Lingkungan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi, Kabupaten Lampung Tengah merasakan perkembangan signifikan semenjak menjadi binaan BAZNAS, salah satunya dengan peningkatan omzet usaha. Suwati mengungkapkan Zmart yang ia kelola meningkat omzetnya sebanyak 150 persen dari yang sebelumnya Rp200.000 per hari sekarang menjadi Rp500.000 per hari.

Peningkatan omzet ini tentunya sebuah manfaat yang diterima Saudagar Zmart semenjak menjadi penerima manfaat program.

"Saya telah berjualan kelontong selama kurang lebih 20 tahun. Namun perkembangannya tidak terlihat. Alhamdulillah perkembangan perlahan-lahan terasa semenjak menjadi saudagar Zmart, usaha saya terus berkembang terutama dalam hal naiknya omzet. Saya merasa hal ini tentunya pengaruh dari penambahan modal usaha dan renovasi warung yang membuat warung Zmart saya lebih menarik. Sehingga konsumen datang kesini untuk belanja kebutuhan," tutur Suwati

Pendamping Program Zmart wilayah Lampung Tengah, Nawawi berucap tentang manfaat yang dirasakan oleh Saudagar Zmart memberikan semangat lebih untuk dirinya dalam mendampingi mustahik.

”Menjadi kebahagiaan tersendiri apabila Saudagar Zmart menjadi lebih meningkat pendapatanya setelah menjadi penerima manfaat Program Zmart. Hal ini tentunya menjadi penyemangat bagi diri saya pribadi untuk terus mendampingi mustahik dalam menjalankan usaha. Semoga dengan didampingi secara intensif mustahik mampu lebih sejahtera dari manfaat Program Zmart," ucap Nawawi.

Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayaran Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#Zmart

Terkait