Salah seorang saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, Rose Nurmilah (32) di Desa Garawangu, Kabupaten Kuningan, mendapat edukasi pengembangan usaha berupa pelatihan pencatatan stok barang warung. Edukasi diberikan agar saudagar Zmart mengetahui jumlah barang yang tersedia dan menghindari kesalahan stok barang akibat kehilangan atau kerusakan.

Saat ditemui oleh pendamping program Zmart BAZNAS, Agung, mengungkapkan dengan rutinnya pemantauan stok barang, maka perkembangan warung akan semakin terlihat.

Rose juga mengungkapkan bahwa ia telah melaksanakan perhitungan stok barang maksimal dalam 3 bulan sekali, selain itu ia juga selalu memisahkan barang kedaluwarsa untuk tidak dijual.

Beberapa tips dalam melakukan pencatatan stok barang dapat dilakukan oleh setiap pelaku usaha warung kelontong, di antaranya dilakukan saat malam hari agar tidak menggangu aktivitas penjualan, menyiapkan form untuk mencatat stok barang, dan klasifikasikan barang agar lebih mudah dalam mencatat dan tertata dengan baik.

Semoga dengan terus ditingkatkannya skill manajemen warung ini bisa mempercepat kemajuan usaha saudagar Zmart di Kabupaten Kuningan dan target mengubah mustahik menjadi muzaki bisa segera tercapai.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS
#Zmart