Budiyono (40), salah satu saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yang berlokasi di Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, mengoptimalkan pemasaran produk fast moving (produk cepat terjual) dalam meningkatkan omzet usaha Zmart.

Nawa menjelaskan bahwa adanya PPKM ini berpengaruh terhadap seluruh UMKM khususnya pelaku usaha warung ritel, di mana pelaku usaha harus memangkas waktu buka warung. Maka dari itu diperlukan siasat demi meningkatkan omzet usaha salah satunya dengan mengoptimalisasi produk fast moving.

Selain itu, pendamping program juga memberikan motivasi secara penuh kepada saudagar Zmart untuk tetap optimistis dengan kondisi ini dan terus meningkatkan kreativitas dalam memasarkan produknya seperti memanfaatkan media sosial.

Budiyono mengungkapkan bahwa pendampingan yang dilaksanakan BAZNAS sangat berpengaruh terhadap perkembangan usahanya, di mana ia mendapatkan bimbingan secara menyeluruh tentang konsep usaha. Diketahui, Budiyono mendapatkan rata rata omzet sebesar Rp734.875 per harinya.

Saat ini Budiyono sedang berencana merenovasi kembali warung Zmart miliknya dan membuka jasa pangkas rambut. Anggaran tersebut ia kumpulkan dari pendapatan usaha warung Zmart dan ia mencicil dalam pembelian bahan baku renovasi warung tersebut.

Diharapkan dengan adanya konsep fast moving ini dapat menstabilkan omzet usaha Zmart Budiyono, yang sebagian besar pelaku usaha merasakan dampak yang sangat signifikan selama masa PPKM ini.