Kehadiran para pendamping di program Zmart adalah salah satu faktor penunjang untuk perkembangan seluruh saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS. Salah satunya kepada Ati Sulastri (43) yang berlokasi di Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kab Sukabumi, telah mendapatkan pendampingan program sejak Juli 2020.

Sebelum mendapatkan bantuan dan pendampinga, warung sembako milik Ati hanya berukuran 2 meter persegi dan tempatnya sangat terbuka di depan rumahnya. Sebelumnya pula, Ati hanya menyediakan gorengan dan kopi yang jumlahnya tidak seberapa.

Namun setelah dipercaya untuk mengikuti program Zmart, warungnya sekarang sudah berubah menjadi Zmart yang lebih baik. Dengan mengorbankan kamarnya untuk dijadikan warung Zmart, ide ini awalnya tidak pernah tersirat untuk mempunyai Zmart sesuai dengan dorongan motivasi dari pendamping agar barani berkorban untuk perkembangan Zmart-nya.

Program Zmart telah memberikan perubahan manajemen kehidupannya khusus dalam pengelolaan warungnya sehingga mengalami kemajuan hingga 300%. Hal tersebut dibuktikan dengan penambahan 260 item barang dagangannya dan telah tersedia showcase. Warung yang awalnya terbuka, kini sudah tertutup dengan rolling door.

Ati juga terbiasa dalam menerapkan pelayanan terbaik bagi konsumen, seperti memberikan fasilitas pesan antar yang dapat dikirim langsung ke rumah konsumen. Dengan adanya metode pesan antar, dapat meminimalisir interaksi masyarakat di warung Zmart milik Ati mengingat tingginya penyebaran Covid-19.

Selain beberapa perkembangan yang telah diterapkan oleh Ati, BAZNAS juga melakukan pendampingan khusus terkait pembuatan laporan pemasukan, pengeluaran serta pencatatan barang fast moving. Hal tersebut dilakukan agar dapat mematau setiap perkembangan warung Zmart di Kabupaten Sukabumi.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Ummat
#Inovasi Berkarya Untuk Ummat
#LPEMBAZNAS
#Zmart