Digitalisasi pemasaran menjadi solusi utama dalam adaptasi di masa pandemi. Hal ini dilakukan agar keberlangsungan permintaan terhadap produk yang disajikan mampu terjaga dengan baik, terutama dalam hal menyikapi keadaan pengurangan aktivitas masyarakat.

Gerak cepat dalam beradaptasi keadaan ini, Narimo (40) pemilik usaha Mie Ayam Narimo Binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS memutuskan untuk menghadirkan usaha mie ayam miliknya hadir di layanan aplikasi pesan antar Grab Food dan Go-Food.

"Alhamdulillah Mie Ayam Narimo sudah hadir di Grab Food dan Go-Food setelah dilakukan pendampingan oleh BAZNAS. Alhamdulillah hal ini membantu sekali dalam menstabilkan perolehan dari Mie Ayam Narimo. Alhamdulillah, dimasa pengetatan kali ini usaha saya mampu menghabiskan 80 porsi perhari dengan harga perporsi sepuluh ribu rupiah," ujar Narimo.

Dalam kesempatan supervisi kali ini, pendamping LPEM BAZNAS, Kevin Arthur Herivo menuturkan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus dalam pendampingan.

"Mustahik terus kita dorong agar bisa open minded dan beradaptasi dengan perkembangan terknologi seperti layanan on demand ini agar mampu bertahan di masa pandemi. Terbukti dengan hadirnya di Grab Food dan Gofood Mie Ayam Narimo mampu mengoptimalkan penjualannya, di saat pelaku usaha lain menurun drastis seiring dengan pengetatan akibat Covid-19. Keberhasilan ini memberikan peningkatan baik dalam segi pendapatan usaha maupun kapasitas SDM," ujar Kevin.

Mie Ayam Narimo merupakan salah satu usaha makanan siap saji yang merupakan binaan BAZNAS dari kelompok multiusaha Jakarta. Selain mie ayam, menu lain yang disajikan adalah mie yamin, bihun, dan kwetiau.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LEPMBAZNAS
#MustahikPengusaha