Meningkatnya angka penyebaran Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Kuningan turut berdampak pada proses pendampingan. Sebagai strategi dalam melaksanakan pendampingan secara intensif, pendamping program Zmart Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melakukan pendampingan secara online melalui video call bersama Saudagar Zmart Rose Nurmilah (32) yang berasal dari Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Kamis (24/6).

Selama proses pendampingan, Saudagar Zmart terus diingatkan akan pentingnya penerapan protokol kesehatan, terlebih warung Zmart yang berbasis usaha kelontong akan banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Oleh karenanya, diperlukan penerapan protokol seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan terus mencuci tangan.

Meningkatnya jumlah masyarakat terdampak, sebanyak 20 orang telah terkena Covid 19 di daerah itu, sehingga protokol kesehatan menjadi sangat penting diterapkan, untuk itu Rose menyediakan handsanitizer di warung Zmart miliknya.

Meskipun banyak orang yang mengalami positif Covid 19 tapi kebutuhan akan sembako harus tetap terpenuhi, faktor inilah yang harus diolah saudagar menjadi peluang, Rose akan terus didorong untuk membuka layanan antar belanjaan ke rumah, dengan harapan omzet Zmart Rose dapat terus meningkat.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS
#Zmart