Dunia usaha konveksi khususnya di bidang pakaian muslim belum menunjukkan perkembangan yang berarti sejak pandemi Covid-19 melanda. Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan bagi para pelaku usaha konveksi untuk memunculkan inovasi baik dari sisi produk dan pemasaran.

Salah satunya yang dilakukan Didin Mahmudin (34) salah satu anggota kelompok Konveksi Berkah Mandiri binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Kampung Selawi, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, dengan menciptakan inovasi produk berupa pakaian koko model Pakistan.

Pada Ramadhan kemarin dilakukan tes pasar untuk model produk terbaru, tes pasar tersebut berupa pemasaran melalui media WhatsApp, Facebook serta menjalin kerjasama bersama toko grosir di sekitar Kecamatan Caringin. Didin menjual produknya dengan harga Rp110.000-Rp150.000 per pcs.

"Alhamdulillah pak, dibantu istri saya mencoba untuk melakukan inovasi produk yang disukai konsumen. Model produk ini saya kerjakan bersama istri, alhamdulillah di Ramadhan keluar kurang lebih 22 Pcs," ujar Didin, Selasa (8/6).

Diketahui, Didin telah mendapatkan bantuan modal usaha sejak Desember lalu dan mendapatkan pendampingan dari BAZNAS. Kini Dinin memasuki tahap pendampingan, Didin senantiasa diberikan motivasi agar tetap eksis dan melakukan inovasi usahanya. Berkat semangat motivasi yang tinggi, Didin kini menciptakan produk baru yaitu koko model Pakistan yang sedang tren saat ini.

Selanjutnya pendampingan program akan berfokus pada inovasi produk dan pemasaran baik offline maupun online. Diharapkan dengan adanya pendampingan intensif ini mustahik dapat meningkatkan perkembangan usaha yang dijalaninya.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayaran Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS
#MustahikPengusaha
#GerakanCintaZakat