Sulistyowati (39) saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, di Kampung Bojong Kaliki, 001/11, Desa Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, mengembangkan sayap usahanya dengan menjadi reseller, selain tetap menjalankan usaha warung kelontongnya.

Menjadi seorang reseller produk membuat Sulistyowati mendapatkan tambahan omzet sampingan yang lumayan, sembari menunggu pelanggan datang ke warungnya.

Pada bulan Ramadhan lalu, dimanfaatkan Sulistyowati dengan menjadi reseller berbagai produk, di antaranya masker, sabun wajah, tas, alat kecantikan dan lain lain. Pendapatan hariannya pun melonjak, mencapai Rp654.283. Selama ini rata-rata omzet harian berada di kisaran Rp540.181, pada bulan Maret 2021.

Mampu memaksimalkan peluang usaha di luar usaha utamanya menjadi salah satu faktor omzet Sulistyowati mengalami peningkatan. Adapun dorongan dan intervensi yang dilakukan oleh pendamping program Zmart BAZNAS kepada para saudagar binaan yaitu mendorong adanya catatan khusus dengan memisahkan transaksi di warung Zmart miliknya (ritel-non ritel) baik dalam bentuk omzet maupun keuntungan penjualan.

Tujuan intervensi tersebut agar Saudagar Zmart memiliki catatan khusus sebagai acuan atau juga data agar dapat mengetahui omzet dan juga laba yang Sulityowati dapatkan. Sehingga diharapkan, Saudagar Zmart dapat menjadi lebih mandiri dan mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS
#Zmart
#GerakanCintaZakat