Berbagi tidak harus menunggu kaya, sebuah ungkapan yang sangat relevan dengan yang dilakukan Jeni Nurhidayah (42), salah satu saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik di Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Keler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia menyempatkan diri untuk selalu berbagi kepada masyarakat sekitar yang kurang beruntung.

Jeni mengungkapkan bahwa Ramadhan tahun ini menjadi keberkahan bagi dirinya dan usaha Zmart miliknya, hal tersebut lantaran Jeni mampu melaksanakan kegiatan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang tidak jauh dari lokasi kediamannya. Terlaksana di Yayasan Pendidikan Isla Ar-Rozaq, sebagai yayasan pendidikan anak-anak yatim piatu yang dipimpin oleh Ustadzah Popong.

Sebanyak 12 anak yatim piatu menerima santunan tersebut, selain itu Jeni memberikan 30 paket snack dan 30 makanan. Dana kegiatan tersebut diambil dari program infak Rp2000 per hari Jeni, yang turut dibimbing oleh BAZNAS sejak pertama kali menjadi saudagar Zmart. Bahkan ada beberapa dermawan juga yang tertarik dan ikut menyumbang untuk disalurkan kepada yatim piatu.

Situasi pandemi saat ini seperti diketahui, turut berimbas pada pendapatan para pelaku usaha, tak terkecuali Jeni. Namun dampak tersebut tetap tidak menyurutkan dirinya untuk berupaya menyisihkan sebagaian hasil pendapatan usaha yang didapat untuk diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

Bukan kali pertama, Ramadhan di tahun sebelumnya dalam program Cash For Work Ramadhan dirinya juga ikut berpartisipasi dengan menyumbang paket snack dengan jumlah yang juga tidak sedikit. Kepedulian Jeni Nurhidayah kepada sesama menjadi salah satu hal yang patut dicontoh bahwasanya "Status tidak membatasi seseorang untuk dapat berbagi kepada yang lebih membutuhkan".

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS
#Zmart

#GerakanCintaZakat