Tiap 21 April merupakan hari spesial bagi kaum wanita di Indonesia. Tanggal tersebut merupakan tanggal lahir dari Ibu Kartini yang merupakan merupakan pahlawan nasional Indonesia yang gigih memperjuangkan emansipasi wanita. Demikian istimewanya sosok ibu Kartini, mampu menginspirasi banyak wanita di Indonesia hingga saat ini.

Sosok inspiratif juga terlihat dari salah satu mustahik binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yakni Umriyati (50) atau akrab disapa Bu Omi, pemilik usaha "Dapur Bu Omi" yang menyediakan aneka makanan mulai nasi dan lauk pauk, soto, sate ayam dan menu lainnya di Jl. Petamburan II, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Bu Omi mengungkapkan bahwa ia telah melakoni usahanya selama belasan tahun, dan kini usaha Dapur Bu Omi menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Suaminya saat ini sudah tak sekuat dulu dan anaknya menjadi korban PHK akibat pandemi enam bulan lalu. Dengan keadaan seperti ini, Bu Omi tak pernah memperlihatkan letihnya terhadap setiap pelanggan yang ia temui.

"Alhamdulillah, saya masih diberikan kesehatan agar bisa tetap berdagang sudah sangat bersyukur mas. Dapur Bu Omi menjadi kebanggaan dan sumber penghasilan keluarga. Semoga terus diminati pelanggan dan semakin meningkat dalam segi permodalan dan pengembangan usaha." Ucap Bu Omi.

Di Bulan Ramadhan ini, Dapur Bu Omi mengubah jam buka usaha untuk menyambut keberkahan bulan Ramadhan. Semula pukul 6 pagi-3 sore, dapur bu Omi kini buka sejak pukul jam 4 sore sampai magrib untuk waktu buka puasa kemudian buka lagi pukul 1- 4 pagi di waktu sahur.

Hal itu memiliki pesan tersirat bahwa kegigihan dalam berusaha dan ketakwaan iman selaras di dalam diri mustahik.

Melalui bantuan modal usaha dan pendampingan dari BAZNAS, dapur Bu Omi mampu bertahan melewati masa-masa goyah akibat pandemi Covid 19. Cerita perjuangan Bu Omi dalam menjalankan usahanya, merupakan sosok kartini masa kini dalam diri mustahik. Kartini gigih dalam memperjuangkan dan mengangkat derajat wanita, sementara Bu Omi berjuang dengan gigih dalam mengangkat derajat ekonomi keluarga. Sesuai dengan Buku “Door Duisternis Tot Licht" karya Ibu Kartini yang berarti habis gelap terbitlah terang.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#GerakanCintaZakat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS