Pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi di hampir sebagian besar negara, termasuk Indonesia berdampak pada penurunan daya beli masyarakat, sehingga membuat  beberapa pelaku usaha terpaksa kehilangan pekerjaan dan usahanya.

Edi (51), salah satu mustahik binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, yang merupakan pelaku penyedia jasa Vermak baju di Johar Baru, Jakarta Pusat mengaku usahanya juga menurun dalam kondisi pandemi ini. Saat dijumpai pendamping Kevin Arthur Herivo, di tempat usahanya, Edi mengatakan meskipun dalam kondisi pandemi, ia masih bersyukur bulan ramadhan membawa keberkahan untuk usahanya.

"Alhamdulillah, Ramadhan kemarin membawa berkah untuk meningkatan kembali penghasilan saya sekitar Rp100.000 perhari, berbeda saat awal pandemi Covid-19, sempat tidak ada orderan sama sekali, hingga saya sempat beralih menjadi buruh cat rumah selama 15 hari untuk menutupi kebutuhan keluarga," ujar  Edi.

"Bagaimanapun saya tetap bersyukur atas setiap rezeki yang didapat, namanya hidup pasti ada cobaan. yang penting kita tetep usaha dan berdoa kepada Allah SWT." sambung Bapak 51 tahun tersebut.

Sebelumnya, LPEM BAZNAS melalui program Mustahik pengusaha, telah memberikan bantuan modal usaha dan pendampingan kepada mustahik binaannya. Sebagai bentuk pencegahan Covid-19, BAZNAS juga memberikan support kepada mustahik binaan dengan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, sarung tangan dan penutup kepala.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#MUSTAHIKPENGUSAHA
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikaZakat

Terkait