LPEM BAZNAS melalui pendamping menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada 18 pelaku usaha ritel di Kabupaten Indramayu. Penyaluran ini dilakukan secara door to door langsung ke rumah-rumah mustahik. 18 penerima PLK tersebut tersebar di 12 Desa dan 3 Kelurahan di Indramayu antara lain Totoran, Pabean Ilir, Balongan, Rawadalem, Jatibarang, Jatibarang Baru, Bunder, Pamayahan, Jangga, Wirakanan, Parean Girang Eretan Kulon, Sukrawetan, Kelurahan Paoman, Kelurahan Karangmalang, dan Kelurahan Kepandean.

Salah satu pelaku usaha ritel yang mendapatkan bantuan PLK ialah Nani Suryani (41). Beliau adalah seorang pemilik warung Zmart yang beralamat di Desa Jangga Kecamatan Losarang. Nani merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan PLK. Sebelum adanya pandemi Covid-19, warung Nani mendapatkan omset Rp500.000 per hari. Namun, setelah adanya pandemi warung beliau menjadi sepi dan hanya mendapatkan omzet Rp200.000 per hari.

"Alhamdulillah, disaat warung saya sepi karena situasi seperti ini, saya sangat berterimakasih atas Paket Logistik Keluarga dan APD dari BAZNAS, ini sangat bermanfaat bagi keluarga saya, semoga pandemi ini cepat berlalu," tutur Nani dengan penuh harapan.

Paket Logistik Keluarga adalah kegiatan sosial yang dilakukan BAZNAS berupa paket sembako senilai Rp300.000,00. Isi dari paket sembako ini antara lain beras, minyak, gula, mie instan, dan lain-lain. Diharapkan dengan adanya penyaluran PLK oleh LPEM BAZNAS, mustahik dapat mencukupi kebutuhan pokok nya selama masa pandemi.

LPEM BAZNAS menyalurkan Paket Logistik Keluarga dengan target 1200 mustahik yang tersebar di 18 Kabupaten/kota di 5 Provinsi selama bulan Ramadhan ini. Hingga Senin (18/5/2020) LPEM BAZNAS sudah menyalurkan PLK sebanyak 593 paket atau 49 % PLK sudah disalurkan. Penyaluran PLK ditargetkan selesai pada hari Jumat (22/5/2020).

#BAZNAS
#LPEM
#ZMART
#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Terkait