Di tengah penyebaran Covid-19, kebutuhan akan asupan gizi masyarakat harus terus dijaga untuk meningkatkan daya tahun tubuh. Di antaranya dengan mengkonsumsi sayur, buah dan ikan. Dikondisi seperti ini tentu banyak keluarga terdampak baik terutama dari aspek pendapatan, untuk itu perlu terus didorong kemandirian pangan di masyarakat. Kelompok Lele berkah siap menjaga ketahanan pangan masyarakat dari konsumsi sumber protein ikan lele.

Kelompok Berkah Lele merupakan kelompok binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yang berlokasi di Kp. Bakung RT 001/004, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, telah mendapatkan bantuan modal dan pendampingan usaha sejak bulan Oktober 2018 sebanyak 10 mustahik.

Sejak awal, proses budidaya lele menggunakan metode bioflok yang dapat dibuat di lahan terbatas ditengah masyarakat. Kolam lele berbentuk tabung dengan jumlah 15 kolam dengan membagi kolam sesuai dengan ukuran lele, mulai dari pemijahan, pembibitan hingga pembesaran. 1 kolam pembesaran akan diisi 1.500 ekor lele dengan perkiraan hasil 130-150 kg setiap kolam.

Dalam proses budidaya lele bioflok, hal yang harus diperhatikan adalah kondisi air dan pakan. Untuk pakan, kelompok menggunakan pakan pelet ikan yang diperoleh dari kerjasama dengan peternak lokal untuk memproduksi pakan pelet tersebut dengan harga yang relatif lebih murah dan pembayaran ditangguhkan hingga panen. Dari kerjasama ini, pakan akan dikirim 15 kg per 3 hari. Diperkirakan akan dilakukan panen lele pada bulan Juni 2020.

Anggota kelompok juga menerapkan Physical distancing dan menggunakan APD berupa masker dan sarung tangan setiap aktivitas di kolam dan melakukan edukasi pencegahan penyebaran COVID-19.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#MustahikPengusaha
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat