Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui program Lumbung Pangan telah melakukan pengadaan beras zakat fitrah BAZNAS tahun 1441 H dari 3 wilayah yaitu Serang, Sukabumi, dan Karawang. Koordinator Lumbung Pangan BAZNAS, Yogi Dwiyantono mengungkapkan bahwa pada bulan April ini telah dilaksanakan panen raya padi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

"BAZNAS mendapatkan pasokan gabah padi dari mustahik petani binaan Lumbung Pangan BAZNAS dan juga didapat dari petani sekitar. Proses pengolahan beras dilakukan secara mandiri oleh kelompok mulai dri pembelian gabah petani, proses pengeringan, penggilingan, pengemasan, hingga distribusi dengan tetap menggunakan standar Alat Pelindung Diri (APD) dalam setiap kegiatan," jelasnya.

"LPEM BAZNAS juga menerapkan Quality Control kualitas beras dilihat dari kadar air, menir, derajat sosoh, beras kepala, dan butir patah yang dipantau oleh pendamping program di masing-masing wilayah," sambung Yogi.

Saat ini seluruh Lumbung Pangan BAZNAS telah menghimpun 257 GKG digudang yang siap digiling dari target 670 ton gabah dengan rendemen 60%. Hal ini menyesuaikan ketersediaan gudang. Proses produksi dan distribusi beras terus dilakukan hingga mencapai 400 ton beras diakhir ramadhan nanti.

Target pengiriman beras zakat fitrah tahap pertama kepada mustahik dimulai pada tanggal 4 ramadhan 1441 H. DiharapkanĀ mustahik mendapatkan kebutuhan pangan selama bulan suci Ramadhan di tengah masa pandemi Covid-19.

#BAZNAS
#BaznasTanggapCovid-19
#LpemBaznas
#LumbungPangan
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat