Dalam rangkaian kegiatan milad ke-19, BAZNAS RI menggelar acara Pasar Rakyat di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur pada hari Minggu (26/1). Digelar bersamaan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Jakarta Timur, Acara ini dihadiri oleh Walikota Jakarta timur, M. Anwar, Direktur Utama Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik dan Kepala Lembaga BAZNAS Microfinance, Noor Aziz.

Pendamping Program Mustahik Pengusaha Anwar Suganda menjelaskan bahwa pada pelaksanaan pasar rakyat yang kedua ini, setidaknya 10 Mustahik binaan LPEM BAZNAS turut serta dalam meramaikan acara tersebut. Adapun Mustahik yang turut andil berasal dari kelompok Cipinang dan Disabilitas binaan program Mustahik Pengusaha LPEM. Mereka mempromosikan produk-produk yang mereka hasilkan di dalam event ini, sehingga mereka mendapatkan kesempatan untuk memperluas pasar dari produk mereka melalui program Pasar Rakyat yang dikelola oleh BAZNAS Microfinance ini.



Admin program LPEM BAZNAS, Hasan Zain, mengatakan bahwa kurang lebih 6 produk milik mustahik yang diregistrasi dan ditampillkan. Salah satunya adalah Keripik Pencok Mbak Nini milik Ibu Dite yang sudah mulai dikenal masyarakat dan mendapatkan banyak pesanan dalam jumlah banyak. Dari enam mustahik yang hadir, tiga diantaranya adalah kelompok berkebutuhan khusus.

Mustahik berkebutuhan khusus ini menjual produk buatannya sendiri, yaitu keripik pencok dan kue basah, bir pletok, keripik pisang original dan cokelat.

"Para Mustahik sangat antusias dalam kegiatan pasar rakyat ini, dilihat dari mereka datang 2 jam sebelum acara berlangsung hingga saat menjual produk produk mereka. Alhamdulillah hingga akhir acara tidak ada kendala yang berarti sehingga Mustahik mendapatkan pelanggan baru," ujar Hasan.

Dengan diadakannya acara ini secara rutin tiap bulannya, LPEM berharap dapat mengembangkan pasar dari produk mustahik dan dapat terus memberikan semangat entrepreneur pada setiap mitra dan Mustahik binaan program pemberdayaan BAZNAS.

Terkait