Seiring dengan meningkatnya jumlah investasi di Indonesia maka akan memberikan peningkatan potensi terhadap jumlah zakat. Timbul pertanyaan disini tentang bagaimana caranya untuk dapat membuka rekening saham dan mempelajari saham syariah serta bagaimana menghitung zakat yang dikeluarkan dari investasi saham.

Untuk menjawab persoalan ini, BAZNAS bekerjasama sama dengan Bursa Efek Indonesia mengadakan sekolah pasar modal pada hari Rabu, 16 Oktober 2019 di Pontianak Kalimantan Barat. Hadir sebagai pembicara, Muhammad Choirin (Wakil Direktur Kajian, Publikasi dan Jaringan Puskas BAZNAS), Dody Prasetya (Kepala Unit Pengembangan Invenstor Pasar Modal Syariah – Bursa Efek Indonesia) dan Eka Natha Permana (Sharia Online Trading Education-Henan Puthirai Sekuritas).


Dalam acara tersebut, Muhammad Choirin menjelaskan mengenai tujuan utama syariat zakat baik dari dimensi ibadah, sosial maupun ekonomi. Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai potensi zakat di tanah air serta landasan fikih bagi pemegang saham; baik secara individu maupun perusahaan.

Sekolah pasar modal ini diadakan di Main Hall Universitas Muhammadiyah Pontianak ini mendapat sambutan yang luar biasa dari ratusan perserta baik dari kalangan para mahasiswa, dosen, karyawan dan pengusaha. Hal ini ditandai dengan antusiasme peserta pada saat sesi tanya jawab. Melihat hal ini, Ir. H. Nasrullah Khatib (Ketua BAZNAS Kota Pontianak) berharap agar acara seprti ini dapat dilaksanakan di tempat lain, baik di kampus ataupun lainnya.

 

Rep: Puskas BAZNAS