Saat ini Dunia sedang memasuki revolusi industri ke-4 yang ditandai dengan munculnya teknologi terbarukan seperti Robotics Process Automatization (RPA), Artificial Intelligent (AI), dan Internet of Things (IoT) yang digunakan secara masif oleh berbagai sektor industri dikarenakan teknologi-teknologi tersebut memberikan manfaat yang begitu besar dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi. Sebagai lembaga keuangan sosial Islam yang mengelola dana publik, industri zakat menjadi salah satu sektor yang cukup terdampak atas masifnya penggunaan teknologi tersebut.

Keunggulan dalam hal efisiensi pada penggunaan RPA, AI dan IoT membuat suatu hal yang harus dipertimbangkan oleh industri zakat dalam mengadopsi teknologi tersebut. Sehingga aktifitas penghimpunan dana zakat, pengelolaan, dan pendistribusian dana zakat akan lebih maksimal. Namun, diperlukan kajian serta diskusi yang lebih matang terkait dengan implementasi teknologi tersebut dalam pengelolaan zakat. Sehingga, hasil dari kajian-kajian tersebut akan menjadi landasan yang kuat bagi policy makers baik itu regulator maupun operator dalam menentukan kebijakan pengelolaan zakat menggunakan teknologi.

The International Conference of Zakat (ICONZ) pada tahun 2019 ini mengangkat tema “Zakat 4.0 Towards Empowering Ummah with Technology”. Konferensi zakat bergengsi ini terselenggara atas kerjasama lembaga riset zakat global yaitu Pusat Kajian Strategis BAZNAS (Puskas BAZNAS) dan juga Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran (FEB-UNPAD) dan didukung oleh Pemerintah Kota Bandung, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BNI Syariah, dan Pegadaian Syariah.


Acara the 3rd ICONZ berlangsung pada tanggal 3-4 Oktober 2019 yang bertempat di Auditorium Grha Sanusi Universitas Padjadjaran Dipatiukur Bandung. The 3rd ICONZ menghadirkan berbagai narasumber yang memiliki kualifikasi yang tinggi di bidangnya yang terdiri dari regulator, praktisi, peneliti dan juga akademisi. Keynote Speaker pada the 3rd ICONZ adalah Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, SE, SH, M.Si (Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Sekretariat Daerah, Prof. Dr. Bambang Sudibyo (Ketua BAZNAS), and Dr. Keri Lestari, S.Si, M.Si, Apt. (Wakil Rektor Universitas Padjadjaran).

Pada sesi plenary di hari pertama, the 3rd ICONZ menghadirkan Dr. Zainul Bahar Noor (Wakil Ketua BAZNAS), Prof. Dr. Abdul Ghafar Ismail (CEO Marsah Johor, Malaysia), Dr. Dadang Muljawan (Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan SYariah, Bank Indonesia), Dr. Ahmad Juwaini (Direktur bidang Keuangan Inklusif, Dana Sosial Keagamaan dan Keuangan Mikro Syariah, KNKS), dan Abdullah Firman Wibowo (Direktur Utama BNI Syariah). Topik utama yang dibahas pada sesi plenary hari pertama adalah “Peran Pemerintah dalam Perkembangan Zakat di Era Industri Revolusi ke-4”.

Kemudian, pada sesi plenary di hari kedua, the 3rd ICONZ menghadirkan Yudi Azis, Ph.D selaku dekan FEB UNPAD, Assoc. Prof. Dr. Fuadah Johari selaku pengajar senior di Fakultas Ekonomi dan Muamalat Universiti Sains Islam Malaysia, Muhammad Lawal Maidoki selaku Direktur Lembaga Zakat SOZECOM Nigeria dimana para pembicara mendiskusikan tentang “Peran Lembaga Filantropi Islam, Keuangan Sosial, dan Usaha Mikro dalam Mempercepat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”. Dan untuk narasumber pada sesi dalam bahasa arab, the 3rd ICONZ mengundang Prof. Dr. K.H, Ahmad Satori Ismail (Anggota BAZNAS), K.H, Arif Ramdani, M.H (Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat), Dr. Fadhl Murad selaku akademisi dari Fakultas Syariah Qatar University, dan Syaikh Ghiyats Abdul Baqi untuk membahas “Zakat Kontemporer dan Penggunaan Teknologi”.

Selain itu, pada acara sesi parallel, the 3rd ICONZ turut mengundang para akademisi dan peneliti dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia untuk mempresentasikan penelitian mereka yang berkaitan dengan tema utama the 3rd ICONZ. Sebanyak 30 peserta tergabung dalam sesi parallel ini. Para peserta umum berjumlah 250 peserta yang berasal dari BAZNAS Daerah, LAZ dan juga para akademisi dari berbagai Universitas turut meramaikan acara sesi plenary di hari pertama dan juga kedua. Lebih lanjut, the 3rd ICONZ juga menjadi ajang penandatangan kerjasama (MoU) antara BAZNAS, UNPAD, KNKS dan BNI Syariah untuk semakin memperkuat sinergi dalam pengelolaan dan pengembangan zakat secara nasional.

 

Rep: Puskas BAZNAS

Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id