Pada hari Kamis (10/06), pelatihan penggunaan aplikasi IZN-KDZ telah berhasil dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan. BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan Pusat Kajian Strategis BAZNAS (Puskas BAZNAS) mengadakan pelatihan tentang penggunaan aplikasi IZN untuk semua perwakilan BAZNAS di Provinsi Sumatera Selatan guna menyukseskan implementasi IZN-KDZ 2021. Sama seperti tahun sebelumnya, pelatihan dilakukan secara daring mengingat penyebaran COVID-19 yang masih harus diwaspadai.

Pelatihan diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua II BAZNAS Sumatera Selatan, Bapak Edi Purnomo, ST. Beliau mengajak seluruh BAZNAS di Sumatera Selatan dapat menyukseskan dan berpartipasi dalam IZN-KDZ 2021. Selanjutnya adalah sambutan oleh Muhammad Choirin, Ph.D. (Wakil Direktur Puskas BAZNAS). Beliau menyampaikan pentingnya IZN dalam mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki dalam pengelolaan ZIS oleh sebuah OPZ. Selain itu, beliau juga menyampaikan ikhtisar hasil IZN KDZ 2021 di Provinsi Sumatera Selatan yang secara umum nilai IZN Provinsi Sumatera Selatan adalah sebesar 0,56 (Cukup Baik).

Masuk ke dalam acara inti, Abdul Azis YS, M.Sc (Peneliti Senior) dan Adhitya Kusuma Zaenardi, SE (Peneliti Muda) melatih peserta untuk dapat menggunakan aplikasi IZN dan Studi Dampak. Aplikasi pada tahun 2021 ini tidak ada perbedaan mendasar dengan aplikasi pada tahun lalu. Terdapat pemutakhiran fitur dan tampilan yang lebih memudahkan user dalam menginput data IZN dan KDZ.

Secara keseluruhan, pelatihan virtual berjalan dengan lancar dan kondusif. Setiap perwakilan OPZ mengikuti pelatihan dengan baik dan memberikan masukan dan saran terkait implementasi IZN dan KDZ kedepannya. Semoga pada tahun 2021 semua OPZ di Provinsi Sumatera Selatan dapat berkontribusi penuh untuk mengukur IZN dan KDZ 2021.

 

Rep: Puskas BAZNAS