Pelatihan IZN dan KDZ (Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat) tahun 2021 dilaksanakan pada 7 Juni lalu, dengan diikuti peserta dari BAZNAS yang ada di seluruh Provinsi Gorontalo. Pelatihan ini merupakan pelatihan yang pertama kali diadakan di tahun ini. Disebabkan karena kondisi yang masih tidak memungkinkan untuk melakukan turun lapang, maka sama seperti tahun lalu pelatihan dilakukan secara daring dengan menggunakan zoom.

IZN merupakan pengukuran yang rutin dilakukan setiap tahun oleh Puskas BAZNAS kepada seluruh lembaga zakat di Indonesia sesuai dengan SK BAZNAS no 24 tahun 2020. Di tahun lalu, seluruh BAZNAS yang ada di Gorontalo berpartisipasi dalam pengisian IZN dan KDZ. Hal tersebut menunjukkan bahwa BAZNAS di Provinsi Gorontalo berupaya untuk terus melakukan perbaikan dari sisi pengelolaan zakat dengan cara mengevaluasi kinerjanya melalui alat ukur yang dibuat oleh Puskas BAZNAS.

Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai IZN di Provinsi Gorontalo tahun lalu telah berada pada kategori nilai Cukup Baik. Sebanyak 71,43% BAZNAS yang ada di Gorontalo telah mendapatkan nilai IZN dengan predikat Baik sementara masih terdapat 28,57% yang berada di kategori Cukup Baik. Sementara itu, nilai tertinggi IZN diperoleh oleh BAZNAS Kabupaten Gorontalo dengan nilai sebesar 0,72 (Baik).

Melihat pencapaian di tahun lalu, di tahun 2021 ini harapannya adalah seluruh BAZNAS di Provinsi Gorontalo tetap berpartisipasi aktif dalam pengukuran IZN dan KDZ. Dengan begitu, pengelolaan zakat di seluruh wilayah Gorontalo dapat terus dievaluasi secara berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi ummat.