Melanjutkan pengembangan dari Zakat Wakaf Online Institute (ZAWONI), Puskas BAZNAS mengadakan pertemuan dengan Institut TAZKIA untuk mendiskusikan konsep dari ZAWONI. Institut TAZKIA dipilih khususnya karena pengalaman mereka dalam mengembangkan dan mengimplementasikan e-learning. TAZKIA telah mengembangkan sistem e-learning mereka selama beberapa tahun belakangan ini, terutama ketika pandemi COVID-19 pertama kali muncul di awal 2020 kemarin. TAZKIA mengimplementasikan ‘online blended learning’ di mana pembelajaran digabungkan antara tatap muka (synchronous) dan tidak tatap muka (asynchronous). Pada pertemuan kali ini, mereka juga mendemonstrasikan platform pembelajaran digital mereka yang berbasis Moodle.

Pertemuan ini dilaksanakan pada Rabu, 17 Maret 2021, melalui platform daring. Perwakilan yang hadir pada pertemuan ini adalah Divisi Riset Strategis 2 sebagai perwakilan Puskas BAZNAS, dan juga Ibu Dewi Febriani & Bapak Muhammad Hamzah sebagai perwakilan Institut TAZKIA. Pertemuan ini memberikan beberapa masukan untuk konsep ZAWONI, terutama mengenai kurikulum dan media pembelajaran yang akan digunakan. Pertemuan ini diakhiri dengan perwakilan Institut TAZKIA menyatakan bahwa mereka bersedia bekerja sama dengan Puskas BAZNAS dalam proyek ZAWONI ini.