Setelah melakukan pelatihan Indeks Zakat Nasional (IZN) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, tim Puskas BAZNAS melanjutkan mengadakan pelatihan IZN di Kendari, Sultra pada hari Rabu (31/07). Jarak antara masing-masing kota dan kabupaten yang ada di Sultra cukup berjauhan. Bahkan, tidak sedikit kota/kabupaten yang berada di pulau yang berbeda dengan ibukota Sultra yaitu Kendari. Meski begitu, dari 17 kota/kab yang ada di Sultra, peserta yang hadir pada pelatihan mencapai 16 kota/kab. Hal ini menunjukkan antusias mereka yang sangat tinggi dalam mengikuti pelatihan.


IZN merupakan alat ukur yang dikembangkan oleh Puskas pada tahun 2016. Alat ukur ini dapat melihat kinerja organisasi pengelola zakat secara keseluruhan, baik dari segi kelembagaan maupun dukungan pemerintah. Pengukuran IZN dilakukan secara berkala setiap tahun untuk mengetahui perkembangan dari lembaga zakat. Tahun-tahun sebelumnya, pengukuran IZN dilakukan secara manual dengan menggunakan kuesioner. Pada tahun ini, pengukuran dilakukan dengan menggunakan aplikasi sehingga proses penginputan data dapat berlangsung lebih cepat dan langsung masuk ke database Puskas.

Pelatihan berjalan cukup lama dari pukul 14.00 hingga 22.00 WITA. Meski hingga malam, peserta tetap bersemangat memperhatikan penjelasan dari tim Puskas. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara juga turut membantu jalannya pelatihan dengan ikut berdiskusi aktif terkait dengan pertanyaan-pertanyaan yang masuk dari BAZNAS Kab/Kota.

 

Rep: Aisha - Puskas