Sebagai rukun ketiga dalam Islam, zakat memiliki kedudukan agung di dalam Islam. Karena zakat bukan hanya ibadah vertical semata, ia juga merupakan ibadah social yang memiliki dampak ekonomi dan spiritual yang begitu besar bagi para penerima manfaat. Oleh karenanya, pengelolaan zakat yang akuntabel dan transparan menjadi suatu keharusan bagi lembaga amil zakat. Sebagai bentuk menjaga nilai-nilai akuntabilitas dan transparansi, diperlukan sebuah alat ukur untuk mengevaluasi kinerja perzakatan. Puskas BAZNAS pada tahun 2016 telah membuat sebuah alat ukur tersebut yang dinamakan Indeks Zakat Nasional (IZN).

Sejak pembentukannya, IZN sendiri telah diimplementasikan dalam kurun waktu dua tahun yaitu tahun 2017 dan 2018. Area impelemtasi IZN telah mencakup seluruh provinsi di Indonesia. Pada tahun 2019, dalam rangka meningkatkan kecepatan, ketepatan serta efisiensi pada implementasi IZN, Puskas BAZNAS mengembangkan survey IZN berbasiskan aplikasi dan akan mengimplementasikannya pada tahun 2019 di seluruh BAZNAS di Indonesia. Oleh karenanya, menjadi penting bagi Puskas BAZNAS untuk mensosialisasikan penggunanaan IZN berbasiskan aplikasi android ke seluruh BAZNAS Provinsi termasuk Provinsi Banten.

Sehingga Puskas BAZNAS bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Banten untuk mengadakan pelatihan survey IZN berbasiskan aplikasi Android kepada seluruh BAZNAS daerah di wilayah provinsi Banten. Pelatihan IZN Banten dilaksanakan di gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten pada tanggal 11 Juli 2019. Ketua BAZNAS Provinsi Banten sangat mengapresiasi pelatihan ini karena akan sangat membantu Provinsi Banten dalam mengukur secara efisien kinerja perzakatan di Provinsi Banten. Banyak peserta juga yang merasa terbantu dalam pelatihan ini, karena pengisian data dengan aplikasi akan memudahkan mereka dalam meng-input data-data terkait IZN.

 

Rep: Aziz - Puskas BAZNAS