Pusat Kajian Strategis BAZNAS (Puskas BAZNAS) mengadakan pelatihan tentang penggunaan aplikasi IZN untuk semua perwakilan BAZNAS di Provinsi Jawa Tengah, Rabu (29/7/2020). Tahun ini, Puskas BAZNAS memperkenalkan studi kolaboratif baru antara BAZNAS dan Kementerian Agama, yaitu Indeks Kepatuhan Syariah untuk OPZ. Selain itu, Puskas juga merilis versi baru Aplikasi IZN. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memasukkan data IZN dengan komputer atau berbasis desktop.

Dengan memanfaatkan aplikasi ini, Puskas BAZNAS berharap bahwa data terkait IZN dan Dampak Zakat dapat dikumpulkan dengan lebih mudah dari setiap BAZNAS di Indonesia.

Pelatihan dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama adalah presentasi hasil IZN pada tahun 2019 di Jawa Tengah oleh Direktur Puskas BAZNAS,Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D. Pada sesi kedua, Peneliti Muda, Adhitya Kusuma Zaenardi melatih peserta untuk dapat menggunakan aplikasi IZN dan Studi Dampak. Sesi terakhir disampaikan oleh Peneliti Muda, Arwa Violaditya R. Arwa menjelaskan Indeks Kepatuhan Syariah untuk OPZ dan Indeks Transparansi.

Secara keseluruhan, pelatihan virtual berhasil diadakan di Provinsi Jawa Tengah, meskipun di tengah wabah Covid-19. Setiap perwakilan BAZNAS mengikuti pelatihan dengan baik. Diharapkan tahun 2020 semua BAZNAS di Provinsi Jawa Tengah dapat berkontribusi penuh untuk mengukur IZN dan Indeks Kepatuhan Syariah untuk OPZ.

Rep: Puskas BAZNAS