Puskas BAZNAS menyelenggarakan pelatihan daring dalam rangka implementasi Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Indeks Kepatuhan Syariah Organisasi Pengelola Zakat (IKSOPZ) di Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (16/7/2020). Indeks Zakat Nasional adalah suatu kajian yang diadakan setiap tahun oleh Puskas BAZNAS untuk mengukur penghimpunan dan penyaluran zakat beserta dampaknya di Indonesia.

Tahun ini, bersama dengan implementasi IZN, Puskas BAZNAS juga memperkenalkan indeks baru yaitu Indeks Kepatuhan Syariah Organisasi Pengelola Zakat. Indeks ini  berfungsi sebagai sebuah alat ukur untuk mengukur tata kelola OPZ dan kepatuhannya terhadap syariah.

Kegiatan in diadakan secara daring melalui aplikasi Zoom dikarenakan pandemi yang tak kunjung usai. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Nirkhawi Hamdie, S.Sos, S.H., M.H. Kemudian ini diikuti oleh sambutan dari Yunus Affandi SIP, Kepala Kesekretariatan Puskas BAZNAS. Kegiatan ini diikuti oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan beserta 11 BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Selatan.

Materi pelatihan IZN tersebut dipresentasikan oleh Ali Chamani Al Anshory M.Sc. Untuk materi pelatihan Indeks Kepatuhan Syariah dipresentasikan oleh Arwa Vioalditya Rarasocta S.KPm. Implementasi kajian ini akan dilakukan dari pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus 2020.