Proses diskusi menuju penguatan Indeks Desa Zakat (IDZ) terus dijalani selama masa work from home. Senin (23/3), tim Puskas BAZNAS kembali melakukan diskusi daring dengan Divisi Pendistribusian BAZNAS dengan fokus utama pembahasan dimensi dakwah IDZ.

Selama ini perolehan skor dimensi dakwah adalah salah satu dimensi yang selalu memperoleh nilai yang tinggi. Hal ini diidentifikasi karena indikator dan variabel yang belum dalam dan komprehensif, sehingga dimensi dakwah di suatu desa seolah-olah sudah tidak membutuhkan intervensi program zakat. Padahal, di luar variabel infrastruktur, variabel yang menjadi dominasi dari dimensi ini, masih banyak asesmen nonfisik yang diperlukan.

Beberapa masukan pada dimensi dakwah yang perlu diperdalam di antaranya afiliasi suatu daerah, fikrah yang berkembang, organisasi masyarakat Islam, budaya yang berkembang di daerah tersebut serta tantangan dakwah eksternal.

 

Rep: Puskas BAZNAS