Zakat Core Principles (ZCP) merupakan konsep yang dirumuskan oleh Bank Indonesia dan BAZNAS pada 2016. Langkah pertama ZCP adalah membangun konsep prinsip-prinsip yang dapat diterapkan di seluruh dunia. Ada 18 prinsip dalam ZCP yang terdiri dari beberapa dimensi terdiri dari legalitas hukum, pengawasan zakat, tata kelola zakat, fungsi distribusi, manajemen risiko, dan tata kelola syariah. Kemudian, prinsip-prinsip tersebut harus diterapkan pada lembaga zakat untuk mendorong pengelolaan zakat yang lebih baik di seluruh dunia.

Oleh karena itu, Puskas BAZNAS dan Bank Indonesia mengadakan pertemuan untuk membahas langkah ZCP berikutnya di Hotel Double Tree pada 12 Maret 2020. Para peserta berasal dari tim Riset Strategis 2 dari Puskas BAZNAS dan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.

Hasil pertemuan berupa kesepakatan untuk menerapkan ZCP dengan beberapa fase. Pada fase pertama akan ada penilaian ZCP untuk lembaga zakat sebagai proyek percontohan, dengan membagi fungsi lembaga zakat dalam pilot project yang terdiri dari "mentor" dan "mentee". Penilaian akan ditransformasikan sebagai indeks untuk mengukur implementasi ZCP. Fase kedua, mentor akan melatih mentee untuk meningkatkan implementasi ZCP. Fase terakhir, mentor dan mentee akan dinilai kembali untuk diamati oleh Puskas BAZNAS dan Bank Indonesia terkait dengan penilaian kedua yang dilakukan. Diharapkan mentor dan mentee mengalami peningkatan indeks sehingga pengelolaan zakat di lembaga tersebut diharapkan membaik seiring dengan kenaikan indeks.