Mengukur dampak zakat kepada mustahik merupakan salah satu hal penting dalam penilaian kinerja zakat. Penilaian dampak zakat itu sendiri, menggunakan instrumen Indeks Kesejahteraan BAZNAS. Pada tahun 2019 ini, Puskas BAZNAS menargetkan mengukur dampak zakat di 34 Provinsi di Indonesia. Pada kesempatan kali ini, Puskas BAZNAS melakukan pengukuran dampak zakat kepada mustahik BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, dengan didampingi langsung oleh Direktur Puskas BAZNAS.

Kegiatan survei telah dilakukan Minggu lalu, di Pondok Pesantren Al Hasaniyah, Brebes, Jawa Tengah. Metode pengukuran dengan cara wawancara langsung kepada mustahik, dalam hal ini yang menjadi responden adalah mustahik yang berprofesi sebagai buruh bangunan. Responden sejumlah 30 orang tersebut berasal dari hampir seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan berupa pelatihan kepada mustahik buruh bangunan agar dapat meningkatkan keterampilan mereka. Mustahik tersebut kedepannya diharapkan dapat menjadi tenaga konstruksi professional sehingga tidak lagi menjadi buruh yang penghasilan rendah.

 

Rep: Puskas BAZNAS