Berbekal sebuah kitab klasik karya ulama kenamaan Imam Muhammad bin Abdul Wahhab yang berjudul “Al-Ushul Tsalatsah”, dai Mualaf Center BAZNAS (MCB) melakukan pembinaan rutin kepada para mualaf binaan. Ustaz Asep Mas’um yang bertugas di Dusun Otobasa, Desa Kerani Paidang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat berangkat untuk menyapa puluhan binaannya.

Bertempat di Masjid Jabal Nur, tidak kurang sejumlah 25 orang dari kalangan bapak-bapak dan ibu-ibu hadir untuk mendengarkan ceramah agama dan belajar membaca al-Qur’an. Sebagai agenda pembuka, dai MCB ini menyampaikan apa yang ia pahami dari kitab tadi. “Dalam beragama dan berkehidupan, ada banyak sekali ilmu dan pengetahuan yang bertebaran di jagat semesta ini," kata Ustaz Asep, dalam pembukaannya.

“Sebagai seorang hamba yang beriman, ada baiknya sebelum mempelajari ragam ilmu teknologi dan informasi, sains dan sosial, terlebih dahulu kita mempelajari ilmu-ilmu yang terdekat dan berguna bagi kehidupan dunia serta akhirat kita nanti. Yakni ilmu yang berkaitan dengan iman. Adapun demi kebaikan kita, ada tiga ilmu yang berurutan dan perlu kita ketahui. Pertama ilmu mengenal Allah, kedua mengenal nabi dan rasul-Nya, dan ketiga ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Islam dan landasan-landasannya,” ujar dai MCB membawakan penjelasan dengan gamblang.

Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab dan pengajaran al-Qur’an. Di antara beberapa mualaf ada yang bertanya seputar kehidupan sehari-hari. Seorang ibu bernama Aryanti bertanya, “Bagaimana sikap kita kalau sedang kumpul bersama ibu-ibu yang mereka sedang menggosip?” Pertanyaan ini dijawab dengan ringan dan hati-hati oleh ustaz Asep agar mudah dipahami dan diamalkan.